banner 728x250
Berita  

Komdigi Peringatkan 7 PSE, Tenggat 1 Oktober

Daftar mencakup layanan transportasi, maskapai, makanan, hingga aplikasi kesehatan yang beroperasi untuk pengguna Indonesia.

banner 120x600
banner 468x60

Kepatuhan layanan digital kembali menjadi perhatian setelah JejakMedan mencatat Kementerian Komunikasi dan Digital memberikan surat peringatan kepada tujuh Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE Lingkup Privat. Hingga 22 September 2026, ketujuh penyelenggara tersebut disebut belum memenuhi kewajiban pendaftaran. Komdigi memberikan kesempatan sampai 1 Oktober sebelum mengambil langkah administratif lebih lanjut, termasuk kemungkinan pemutusan akses terhadap sistem elektronik yang belum patuh.

Langkah tersebut bukan berarti seluruh layanan langsung diblokir sekarang.

banner 325x300

Tahap saat ini masih berupa peringatan dan kesempatan untuk memenuhi kewajiban atau memberikan klarifikasi.

Tujuh Layanan Masuk Daftar Peringatan

Komdigi menyebut tujuh PSE yang menerima peringatan.

Mereka mencakup PT Haryanto Motor Indonesia melalui aplikasi PO Haryanto Online, PT Indo Transport Abdimas melalui aplikasi PO Handoyo, dan PT Rosalia Indah Transport melalui website serta aplikasi layanan busnya.

PT Sebastian Citra Indonesia juga masuk melalui rotio.id.

Sriwijaya Air tercantum melalui website dan aplikasi mobilenya.

Sudiro Tungga Jaya masuk melalui aplikasi layanan bus.

Satu penyelenggara asing yang masuk daftar adalah Secret Industries Pty Ltd melalui FatSecret Indonesia.

Sebelumnya Ada 25 PSE yang Diberi Pemberitahuan

Komdigi tidak langsung memberikan peringatan kepada tujuh perusahaan tersebut tanpa proses sebelumnya.

Sebanyak 25 PSE menerima surat pemberitahuan mengenai kewajiban pendaftaran.

Dari jumlah tersebut, 16 kemudian memenuhi kewajiban.

Beberapa nama yang telah patuh mencakup perusahaan transportasi dan berbagai platform lain.

Perubahan status ini menunjukkan mekanisme pemberitahuan memang memberi kesempatan kepada perusahaan untuk memperbaiki administrasi sebelum pemerintah menerapkan tindakan lanjutan.

Mengapa PSE Harus Terdaftar?

Pendaftaran membuat pemerintah mempunyai informasi mengenai siapa yang mengoperasikan sistem elektronik untuk masyarakat Indonesia.

Data tersebut penting ketika terjadi persoalan keamanan, perlindungan pengguna, atau kepatuhan terhadap aturan.

Pengguna juga membutuhkan kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas layanan.

Aplikasi transportasi, maskapai, makanan, atau kesehatan dapat mengelola data pribadi serta transaksi.

Karena itu, pemerintah ingin penyelenggara berada dalam kerangka hukum yang jelas.

Pendaftaran Tidak Sama dengan Sertifikasi Kualitas

Hal ini perlu dibedakan.

Status PSE terdaftar bukan berarti pemerintah menjamin bahwa suatu layanan pasti aman, bagus, atau bebas masalah.

Pendaftaran merupakan kewajiban administratif dan hukum.

Pengguna tetap perlu menilai kualitas layanan secara mandiri.

Mereka juga harus menjaga akun, kata sandi, dan data pribadi.

Label terdaftar tidak menghapus seluruh risiko digital.

Namun, status tersebut membantu menciptakan jalur tanggung jawab yang lebih jelas.

Tenggat 1 Oktober Menjadi Penting

Komdigi memberi batas sampai 1 Oktober 2026.

Dalam pengumuman resmi, kementerian menyatakan dapat menerapkan penegakan administratif termasuk pemutusan akses apabila kewajiban tetap tidak dipenuhi setelah tenggat.

Namun, perusahaan masih dapat memberikan klarifikasi jika menghadapi kendala teknis atau masalah lain dalam proses pendaftaran.

Artinya, skenario pemutusan akses bukan satu-satunya hasil yang mungkin terjadi.

Status dapat berubah jika PSE menyelesaikan kewajibannya sebelum batas waktu.

Pengguna Tidak Perlu Panik

Masyarakat yang memakai aplikasi dalam daftar sebaiknya tidak langsung menghapus akun atau membatalkan perjalanan hanya karena adanya surat peringatan.

Belum ada keputusan bahwa seluruh layanan akan berhenti.

Informasi terbaru perlu dipantau melalui kanal resmi Komdigi maupun perusahaan masing-masing.

Pengguna yang mempunyai transaksi penting tetap dapat menyimpan bukti pemesanan, tiket, atau informasi akun sebagai langkah berjaga-jaga.

Kebiasaan menyimpan bukti transaksi memang baik dilakukan pada layanan digital apa pun.

Transportasi Mendominasi Daftar

Menariknya, beberapa nama dalam daftar berasal dari sektor transportasi.

Aplikasi bus membantu pengguna memesan tiket, melihat jadwal, serta mengelola perjalanan.

Maskapai juga semakin bergantung pada kanal digital untuk pembelian tiket dan check-in.

Kondisi ini menunjukkan transportasi bukan lagi sektor yang berdiri terpisah dari regulasi digital.

Ketika layanan berpindah ke aplikasi, perusahaan harus mengikuti aturan sistem elektronik selain regulasi transportasi utama.

Aplikasi Kesehatan Juga Masuk

FatSecret merupakan layanan yang digunakan sebagian orang untuk mencatat konsumsi makanan dan kalori.

Aplikasi semacam ini dapat menangani informasi yang cukup personal.

Walaupun pendaftaran PSE tidak sama dengan aturan kesehatan, keberadaannya di dalam sistem digital Indonesia membuat aspek administratif tetap relevan.

Semakin sensitif data yang dikumpulkan, semakin penting pengguna memahami siapa pengelola platform dan bagaimana kebijakan privasinya.

Masyarakat sebaiknya membaca izin aplikasi sebelum memberikan akses luas ke perangkat.

Pemutusan Akses Bukan Tujuan Pertama

Kebijakan pendaftaran sering dipersepsikan hanya dari sudut blokir.

Padahal proses yang terlihat dalam kasus ini menunjukkan beberapa tahapan.

Pemerintah lebih dahulu mengirim pemberitahuan.

Sebagian besar perusahaan kemudian memenuhi kewajiban.

Baru setelah itu peringatan lebih tegas diberikan kepada yang masih belum patuh.

Pendekatan bertahap memberi kesempatan perusahaan memperbaiki status tanpa langsung mengganggu pengguna.

Komunikasi Perusahaan Akan Menentukan Kepercayaan

Bagi perusahaan yang masuk daftar, kejelasan informasi kepada pelanggan menjadi penting.

Jika proses pendaftaran sedang berjalan, mereka dapat menjelaskan status secara terbuka.

Diam terlalu lama dapat memicu rumor bahwa layanan akan segera hilang.

Komunikasi sederhana mengenai progres administrasi dapat mengurangi ketidakpastian.

Pengguna pada akhirnya tidak terlalu tertarik pada detail birokrasi.

Mereka ingin mengetahui apakah tiket tetap berlaku, aplikasi tetap bisa dipakai, dan data mereka aman.

Status Bisa Berubah Sebelum Tenggat

Daftar tujuh PSE menggambarkan kondisi ketika pengumuman dibuat, bukan status permanen.

Perusahaan dapat menyelesaikan pendaftaran sebelum 1 Oktober.

Karena itu, masyarakat sebaiknya memeriksa pembaruan sebelum menarik kesimpulan.

Bagi industri digital, kasus ini menjadi pengingat bahwa kepatuhan administratif harus berjalan bersamaan dengan inovasi produk.

Aplikasi boleh berkembang cepat, tetapi tanggung jawab terhadap pengguna dan regulator tidak boleh tertinggal.

Tenggat 1 Oktober sekarang menjadi titik berikutnya untuk melihat apakah seluruh tujuh PSE menyelesaikan kewajiban atau menghadapi tindakan administratif lanjutan.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *